Memberi = Menerima

Dalam suatu hikayat diceritakan bahwa ada seorang ayah yang mempunyai 3 orang anak dengan harta sebanyak: “19 ekor kerbau” 🐮🐮

Ketika mendekati ajalnya, sang Ayah membagikan warisan kepada ketiga anaknya dengan pesan: 1/2 utk anak pertama, 1/4 utk anak kedua, 1/5 utk anak ketiga.

Setelah sang ayah meninggal dunia ketiga anaknya membagikan kerbau sesuai pesan ayah mereka. Tapi mereka menemukan kesulitan dan keganjilan:

  • 1/2 x 19 = 9,5 ekor
  • 1/4 x 19 = 4,75 ekor
  • 1/5 x 19 = 3,8 ekor

Bahwa masing2 mereka akan mendapatkan bagian kerbau yg tidak utuh 🐮dan masing-masing anak TIDAK MAU mengalah. 👿 Semua berusaha mendapatkan bagian secara utuh karena harta peninggalan sang ayah berjumlah 19 ekor kerbau.

Kabar tentang pertengkaran mereka terdengar oleh seorang bapak miskin yg hanya mempunyai 1 ekor kerbau. Karena prihatin dgn hal tsb, akhirnya sang bapak menemui mereka dan bersedia dengan ikhlas memberikan kerbaunya supaya masing2 anak mendapat bagian yg utuh.

Sehingga jumlah kerbau menjadi 19+1=20 EKOR

Anak2 itu setuju :mrgreen:👍👍 dan mereka mulai membagi.

Anak pertama mendapat: 1/2 x 20 = 10 ekor 😘
Anak yang kedua mendapat bagian: 1/4 x 20 = 5 ekor 😍👍👍
Anak yang ketiga mendapat bagian: 1/5 x 20 = 4 ekor 😅🙏🙏

Demikianlah masing-masing anak mendapatkan bagian yg utuh.

Dan totalnya ternyata 10+5+4=19
AJAIB KAN?😇😇

Akhirnya tersisa 1 ekor yang paling gemuk diberikan pada bapak miskin yang bijak tadi.

Percayalah jika kita memberi dengan ikhlas untuk menjadi bagian dari solusi, ternyata kita TIDAK KEHILANGAN sesuatu apapun, malah memberi manfaat bagi sesama karena Allah lah yang akan menggantikan semua itu.

Seperti dalam kasus ini walaupun sebenarnya sang bapak yang miskin tidak mengharap kerbaunya kembali, karena ia telah ikhlas menjadi bagian dari solusi itu!!!

PESAN MORAL:

Memberi, tidak berarti akan mengurangi harta yg kita punya walau sepeserpun.

Leave a Reply